free website hit counter
Home » Cerita Bokep » Cerita Dewasa Cewek Amoy Dipantai | Cerita Sex 08 Februari 2019

Cerita Dewasa Cewek Amoy Dipantai | Cerita Sex 08 Februari 2019

Video Mesum Terbaru

Situs videomesum.net ini akan memberikan hal hal yang sangat menggairahkan dan membuat para pecinta bokep lebih birahi. hal yang akan kami beriakn ini yaitu video seks dan cerita seks yang sangat menggairahkan.videonya pun terdiri dari video seks barat, video seks jepang dan lain sebagainya serta ada juga cerita seks indonesia yang sangat menarik sekali yang akan dibagikan bagi para pecinta bokep. maka dari itu jika para pecinta bokep tidak ingin ketinggalan dengan video seks ataupun cerita seks terbaru yang akan kami berikan kunjungilah selalu situs videomesum.net kami ini

suntuk satu kata yang membawaku melarikan motor kesayanganku membelah dinginnya malam bulan agustus, menuju ke pusat keramaian kota yogyakarta,malioboro. terbayang di benak semua rencana tuk malam ini memberi kepuasan dirinya dan pelampiasan nafsuku,

warung itu terlihat sepi, sebetulnya bukan warung, lebih mirip gerobak dorong makanan yang terparkir di pinggir jalan seberang toko ramai malioboro. kuparkir motor di depan gerobak makanan itu, kupasan segelas jahe tape utnuk mengusir dinginnya malam. kulirik jam baru setengah sembilan malam, tinggal setengah jam lagi bubaran toko sepanjang malioboro

waktu pun berjalan, pikiranku terus berkecamuk, terdengar suara wanita memesan segelas teh hangat di sampingku. kugeser letak dudukku, kulirik dia,
“permisi mas numpang duduk”sapanya.
“ohh.. monggo silahkan”jawabku memberi tempat padanya.
“kok belum pulang mbak?” tanyaku membuka percakapan.
“iya mas, tunggu jemputan, tapi kok belum kelihatan ya”jawabnya sambil menengok kiri dan kanan
“biasanya dah jemput dari tadi loh mas”tambahnya

tiba-tiba hp di tas wanita itu berbunyi, kulihat dia menjawab telepon itu, kuperhatikan wajahnya. wajah itu tertekuk marah, menambah manis wajah ayunya.
“kurang ajar”katanya sambil menutup pembicaraan teleponnya.
“kenapa mbak, kok marah-marah?”tanyaku padanya.
“dasar cowok gak tahu di untung, minggat sana sama gendaknya”maki dirinya kepada cowok di telepon tadi.

tiba-tiba dia menelungkupkan wajah ayunya ke atas meja sambil menangis.
wah kacau nih, pikirku. “sudahlah mbak, nggak usah dipikirin, laki-laki yang mungkin lebih berengsek dari cowoknya tadi.
“gimana kalau saya saja yang mengantar mbak?”kutawari diriku untuk mengantar.

wanita itu menengadah,terlihat air mata yang masih mengalir dari kedua bola matanya. ayu tenan gumam hatiku, wajahnya itu loh lucu, imut, kasihan diterpa cahaya lampu tempel di meja gerobak dagangan makanan.
“mas nggak apa-apa?nanti ada yang marah?”tanyanya sambil menatap lekat padaku.
“kita senasib kok mbak, herman”kataku memperkenalkan diri sambil meraih tangannya menuju motor setelah kubayar minuman kita, kuulurkan helm kepadanya. motor kustarter, dia duduk dibelakangku.
“aku ika mas.senasib bagaimana sih mas?”tanyanya padaku.
“aku juga ditinggal cewekku sore tadi, dia pergi sama teman-temannya tanpa pamit padaku”jawabku.
“tinggalmu didaerah mana mbak?”tanyaku

“apa”tanyanya sambil mendekatkan kepalanya kesamping kepalaku , payudara yang bulat kencang, sekarang nempel merapat di punggungku, terjadilah pemberontakan di dalam celana dalamku.
“kenapa mas?”tanyanya sekali lagi padaku.wajah gadis itu di sebelah kanan agak kebelakang arah wajahku, kutengok ke samping kanan, persis yang kuduga sebelumnya, begitu menengok, kucium lembut dan menyentuh pipi serta sedikit mulutnya, “iihh… nakal ya masnya ini”katanya sambil mencubit pinggangku.
“kostmu daerah mana adik manis?”tanyaku menahan perih di pinggang akibat cubitannya.
“enggak tau, aku lagi males pulang” cemberutnya sambil terus mencubit pinggangku. kuhentikan motorku d tepi jalan. “kok berhenti mas?”tanyanya

“habis kamu nyubit terus dan gak di lepas-lepas sih nanti gimana jalan motonya?”candaku.
“habis masnya juga genit sih, pake ngesun segala”ujarnya
“nah gitu dong, jangan sedih terus, ntar ilang loh manis”kataku cengengesen.
“tuh kan mulai lagi”ketusnya sambil bersiap untuk mencubit pinggangku lagi. kutangkap tangan lembut itu kugenggam mesara sambil bertanya
“trus kita mau ke mana cah ayu?”ditundukkannya wajahnya
“terserah mas aja lah. pokoknya aku males pulang ke kostan”
“ya oke deh, kita nikmatin malam ini berdua aja ya”jawabku.
“he eh”sambutnya sambil melendot manja, ah dasar wanita dirayu sedikit, keluara deh manjanya. kulaju motorku ke arah selatan yogya. namanya rejeki gak lari ke mana, sorak hatiku

malampun semakin larut, kami memutuskan untuk menginap di salah satu losmen yang berada sekitar pantai, “kok kamu mau menginap dengan cowok yang baru kamu kenal sih”bisikku ketelinganya.
“habis mas baik sih, mau nemenin ika yang lagi sebel”katanya manja.
kuraih wajahnya, kepangut bibir mungil ika, kami berdua berciuman mesra.
tangan kananku memeluk pinggang, tangan kiriku bergerilya masuk ke dalam kaus ika. cumbuan kualihkan ke leher jenjang ika, dia mendesi dipeluknya tubuhku. tangan kiriku berusaha membuka kaitan bra di punggung ika.” mas herman.. lemes nih sambil tiduran yuk..?”pintanya. kurebahkan diri ika ke atas ranjang, kumainkan kedua belah payudara ika, ika terpejam kembali dengan mengerang perlahan yang keras mas remasnya

“mas herman.. jangan siksa ika dong.. cepat copot baju dan celana mas juga” pinta ika seperti memelas.
“sebentar sayang, mas mau buang air kecil dulu ya”kataku sambil berlalu ke kamar mandi.

aku mencopot baju dan celanaku serta celana dalamku sambil mengelus penisku”sabar ya sayang, nanti kukenalkan pasanganmu” kataku bergumam senang. ika terpekik tertahan melihat kondisiku yang bugil sambil menutup mulutnya.
“mas herman… kok gede banget penisnya? kira-kira muat gak ya unya saya?” tanyanya.
“Kamu masih perawan Ka?” tanyaku mendekatinya.
“Udah enggak sih… cuman dah lama gak kemasukan, apalagi segede punya mas?” jawabnya senyum dikulum.
“Ya udah nikmatin dulu deh punya emas ini ya” kataku sembari menyodorkan penisku ke wajahnya. Ikapun bangkit dan menyentuh penisku sembari dijilatinya, kemudian memasukkan batang penisku ke dalam mulutnya, terlihat sesak saat dia memasukkan batangku.

aku tersenyum melihat terbelalak.”cape nih mas mulut ika, pegel”protesnya
“ya udah, sekarang giliran mas mau cium vegi ika ya”kataku meredakan protes ika. kemudian ika kembali tiduran sembari mengangkangkan kedua pahanya,kudekatkan kepalaku di selangkangan ika yang memang luar biasa bersihnya kemaluan ika dengan rambut sedikit dirapikannya, kumulai mengulum kemaluan ika. kedua tangan ika menjambak rambut di kepalaku.
“ahh.. terus mass..”erang ika seperti cacing kepanasan.

kemudian aku bangkit, melumuri penisku dengan air ludah, agak kuangkat ika untuk menepi dari ranjang. pelahan aku arahkan penisku ke tengah selangkangan ika. “pelan-pelan ya mas”pinta jika memohon. pertama ku sibak bibir vagina ika, kemudian ku tempelkan kepala helm neisku di tengah vaginanya, perlahan-lahan kudorong masuk kedalam, dengan orgasmenya ika tdi, seolah telah siap untuk menerima kedatangan penisku, tetapi tetap saja masih sulit

kulihat ika agak meringis, “kenpa ka?sakit ya?”tanyaku.
“sedikit mas, tapi gak apa-apa kok, ika tahan”. aku gak mau buru-buru, sedikit demi sedikit kukeluar masukkan batang penisku ke dalam vagina ika. setelah masuk setengah, kudiamkan sejenak untuk memberi waktu vagina ika menyesuaikan dengan batang penisku, kulihat ika menatapku,
“kenapa berhenti mas/ aku dah mulai merasa enak kok rasanya”kata ika sedikit protes atas perbuatanku.

setelah kulihat ika sudah terbiasa dengan penisku, mulailah kumaju mundurkan senjataku tersebut, sambil melirik ika. ternyata ikapun sudah menikmati keluar masuknya penisku di vaginanya. sekitar lima menit kemudian ika kontraksi, rupanya dia sudah mau mencapai oragasme lagi. aku imbangi orgasme ika dengan menancapkan batang penisku dalam-dalam.

“kenapa gak dikeluarin di dalam vagina ika aja mas?”tanyanya.
“enggaklah, nanti kamu hamil lagi”jawabku.ikan pun tersenyum manis kukocok penisku di jepitan payudara ika, tak berapa lama terasa ada sesuatu yang akan meledak dari ujung kemaluanku, ika menengadah ke arah payudaranya,
“kaa.. mas mau sampe juga nih”erangku kulihat ika membuka mulutnya seolah mau menampung muncratan orgasme ku. melihat hal itu buru-buru ku copot penisku dari jepitan payudara ika dan ku masukkan ke mulut ika, disambutnya penisku dan dikulumnya.
meledaklah semua spermaku di mulut ika sampai tetes mani terakhir.
“enak kok mas, gurih.. ika senang sama sperma mas?” kata ika sambil tersenyum tetapi senyumku masih bisa kupaksakan untuk ika. kupeluk tubuh bugil ika, keciumi wajah, pipi dan kamipun berciuman mesra,kamipun tertidur pulas hingga pagi tanpa sehelai benang nempel di kedua tubuh bugil kami.

sejak itu sesuai dengan janjiku, aku selalu mengunjunginya dan kami masih berhubungan intim terus, bila tidak di kostanku ya dikostnya ika. sampai suatu saat dia bilang kalau dilamar oleh cowoknya yang dulu, dimana cowoknya telah mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan menyakiti ika lagi. aku pun agak goncang, tetapi gimana lagi aku sendiri masih kuliah masih minta orang tua, sementara cowok ika telah bekerja, akhirnya kuihklaskan kepergian ika.

Kami berharap dengan adanya situs kami ini akan membuat para kaum laki laki lebih bergairah untuk permasalahan diranjang bersama istri dan jangan lupa untuk selalu berkunjung disitus kami yang akan selalu memberikan cerita dan video dewasa terbaru

Ayo share...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone
Penulis: admin
Tags
Menu Title