free website hit counter
Home » Cerita Bokep » Cerita Dewasa Selingkuh demi Kepuasan | Cerita Sex 02 Februari 2019

Cerita Dewasa Selingkuh demi Kepuasan | Cerita Sex 02 Februari 2019

Video Mesum Terbaru

Situs videomesum.net ini akan memberikan hal hal yang sangat menggairahkan dan membuat para pecinta bokep lebih birahi. hal yang akan kami beriakn ini yaitu video seks dan cerita seks yang sangat menggairahkan.videonya pun terdiri dari video seks barat, video seks jepang dan lain sebagainya serta ada juga cerita seks indonesia yang sangat menarik sekali yang akan dibagikan bagi para pecinta bokep. maka dari itu jika para pecinta bokep tidak ingin ketinggalan dengan video seks ataupun cerita seks terbaru yang akan kami berikan kunjungilah selalu situs videomesum.net kami ini

karena jabatan suamiku sudah tidak mungkin lagi naik di perusahaannya untuk menambah penghasilan kami,aku meminta ijin kepada mas rudi untuk bekerja, mengingat pendidikanku sebagai seorang accounting sama sekali tidak kumanfaatkan semenjak aku menikah

pada dasarnya suamiku itu selalu menuruti keinginanku, maka tanpa banyak bicara dia mengijinkan aku bekerja, walaupun aku sendiri belum tahu bekerja dimana, dan perusahan mana yang akan menerimaku sebagai seorang accounting, karena aku sudah berkeluarga.

singkat cerita saya pun bekerja pada perusahaan teman saya yang orang tuanya seorang direktur dalam perusahaan yang saya kerjakan disana.

Temanku ini kinanti memang sampai sekarang belum mengetahui kalau suaminya dahulu pernah naksir aku. tapi mungkin juga sandi sudah memberitahukannya

“kamu menginap yah.. disini” kata kinanti
“akhh… enggak ahh, tidak enak kan..”kataku
“loh.. ngak enak gimana, kita kan sahabat. sandi pun kenal kamu. lagian aku sudah mempersiapkan kamar untukmu, dan aku pun sudah ambil cuti kok, jadi temani aku ya.. okee…”katanya
“kasihan mas rudi nanti sendirian..”kataku.
“ahh.. mas rudi kan selalu menurut keinginanmu, bilang saja kamu mau menginap sehari di sini menemani aku. apa harus aku yang bicara padanya…?”
oke deh kalau begitu.., aku pinjem telponmu ya”kataku
“tuh disana..”kata kinanti sambil menunjuk ke arah telepon

aku segera memutar nomor telpon kantor suamiku. dengan sedikit berbohong, aku minta ijin untuk menginap di rumah kinanti dan menganjurkan mas rudi untuk tidur di rumah orangtuaku. seperti biasa mas rudi mengijinkan aku dan setelah basa basi dengan suamiku, segera kututup gagang telpon itu.

“beres..”kataku sambil kembali duduk di sofa ruang tamu.
“nah.. gitu dong… ayo kutunjukkan kamarmu…”katanya sambil membimbingku.

di belakang kinanti aku mengikuti langkahnya. dari belakang itu juga aku memperhatikan tubuh montoknya. kinanti tidak berubah sejak dahulu. pantatnya yang terbungkus celana jeans pendek yang ketar melenggak-lenggok. pinggulnya yang ramping sungguh inda, membuatku iseng mencubit pantat itu.

“kamu masih montok aja kinanti” kataku sambil mencubit pantatnya.
“aw. ahh kamu. kamu juga masih seksi saja. bisa-bisa mas sandi nanti naksir kamu”katanya sambil mencubit buah dadaku.
kami tertawa cekikikan sampai kamar yang dipersiapkan untukku sudah di depan mataku
“nah ini kamarmu nanti”kata yanti sambil membuka pintu kamar itu.

besar sekali kamar itu, indah dengan hiasan interior yang berseni tinggi ranjangnya yang besar dengan seprei yang terbuat dari kain beludru warna biru, menghiasi ruangan ini. lemari pakaian berukiran ala bali juga menghiasi kamar, sehingga aku yakin setiap tamu yang menginap disini akan merasa betah.

akhirnya dikamar itu sambil merebahkan diri, kami mengobrol apa saja dari pengalaman-pengalaman dahulu hingga kejadian kami masing-masing. kami saling bercerita tentang dahulu hingga kejadian kami masing-masing. kami saling bercerita tentang keluhan-keluhan kami selama ini. aku pun bercerita panjang mulai dari perkimpoianku sampai sedetil-detilnya, bahkan aku bercerita tentang hubungan bercinta antara aku dan suamiku. kadang kami tertawa, kadang kami serius saling mendengarkan dan bercerita. hingga pembicaraan serius mulai kucurahkan pada sahabatku ini, bahwa aku ingin bekerja di perusahaan bapanya yang direktur.

“gampang itu..” kata kinanti. “aku tingga menghubungi papa nanti di jakarta. kamu pasti langsung diberi pekerjaan. papaku kan tahu kalau kamu adalah satu-satunya sahabatku di dunia ini”lanjutnya sambil tertawa lepas,
tentu saja aku senang dengan apa yang dibicarakan oleh kinanti, dan kami pun meneruskan obrolan kami selain obrolan yang serius barusan.

tanpa terasa, diluar sudah gelap. aku pun minta ijin ke kinanti untuk mandi. tapi kinanti malah mengajakku mandi bersama. dan aku tidak menolaknya. karena aku berpikir toh sama-sama wanita. sungguh di luar dugaan, dikamar mandi ketika kami sama-sama telanjang bulat, kinanti memberikan sesuatu hal yang sama sekali tidak terpikirkan

sebelum air yang hangat itu membanjiri tubuh kami, kinanti memelukku sambil tidak henti-hentinya memuji keindahan tubuhku. semula aku risih. namun rasa risih itu hilang oleh perasaan yang lain yang telah menjalar di sekujur tubuh. sentuhan-sentuhan tangannya ke sekujur tubuhku membuat ku nikmat dan tidak kuasa aku menolaknya. apalagi ketika kinanti menyentuh bagian tubuhku yang sensitif

kelembutan tubuh yanti yang memelukku membuatku merinding begitu rupa. buah dadaku dan buah dadanya saling beradu. sementara bulu-bulu lebat yang berada di bawah perut kinanti terasa halus menyentuh daerah bawah perutku yang juga ditumbuhi bulu-bulu. namun bulu-bulu kemaluan ku tidak selebat miliknya, sehingga terasa sekali kelembutan itu ketika kinanti mengguyangkan pinggulnya

karena suasana yang demikian, aku pun menikmati segala apa yang dia lakukan. kami benar-benar melupakan bahwa kami sama-sama perempuan. perasaan itu hilang akibat kenikmatan yang terus mengaliri tubuh. dan pada akhirnya kami saling berpandangan, saling tersenyum, dan mulut kami pun saling berciuman.

kedua tanganku yang semuala tidak bergerak kini mulai melingkar di tubuhnya. tanganku menelusuri punggunya yang halus dari atas sampai ke bawah dan terhenti dibagian buah pantatnya. buah pantat yang kencang itu secara refleks kuremas-remas. tangan kinanti pun demikian, dengan lembut dia pun meremas-remas pantatku, membuatku semakin naik dan terbawa arus suasana. semakin aku mencium bibirnya dengan bernafsu, dibalasnya ciumanku itu dengan bernafsu pula.

Kami berharap dengan adanya situs kami ini akan membuat para kaum laki laki lebih bergairah untuk permasalahan diranjang bersama istri dan jangan lupa untuk selalu berkunjung disitus kami yang akan selalu memberikan cerita dan video dewasa terbaru

Ayo share...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone
Penulis: admin
Tags
Menu Title